Author: Agung Wibowo

SMK Muhammadiyah 2 Metro Meraih Prestasi LKS 2019

Puji syukur kepada Allah SWT, di tahun 2019 SMK Muhammadiyah 2 Metro meraih prestasi Lomba Kompetensi Siswa di bidang WELDING peringkat I an.AZIDHAN ASY’ARI, PROTOYPE MODELING peringkat II an.RAHMAT FEBRIYANTO, ELECTRICAL INSTALLATION peringkat II an.ANLA NEKITA JAYA, AUTOMOBILE TECHNOLOGY peringkat III an.FARHAN RYAN PUTRA. Selamat kepada AZIDHAN ASY’ARI telah memberikan prestasi yang menggembirakan untuk program keahlian Teknik Pemesinan yang mana SMK Muhammadiyah 2 Metro mewakili Provinsi Lampung untuk mengikuti lomba tingkat nasional untuk bidang WELDING di Jogjakarta.

Pengumuman Hasil Uji Kompetensi 2018/2019

Peserta uji kompetensi yang mengikuti remedial pengetahuan hadir pada pukul 08:00 WIB
No PesertaNAMA SISWAPengetahuanKeterampilanJumlah RemedialKeterangan
4-19-12-02-0120-0260-5Abi Nurfajar
4-19-12-02-0120-0261-4Alvina Devi YantiRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0262-3Alvina Intan PratiwiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0263-2Amallia NisrinaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0264-9Andi PrasetyoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0265-8Andika Restu SaputraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0266-7Andika Wijaya SaputraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0267-6Anggi Yobi SaputraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0268-5Anrio PamungkasRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0269-4Bagus SajiwoRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0270-3Bayu Ade SaputraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0271-2Bayu Winata PrasetyaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0272-9Chintia Kumala DewiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0273-8David Rizky PratamaRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0274-7Dea Klara HapsaniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0275-6Della Meikurnia WatiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0276-5Dimas ArifandiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0277-4Dimas Mufti RizkiyawanRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0278-3Donna Ratu PutriRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0279-2Eliana Septiana KurniRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0280-9Fahmi AlfandiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0281-8Fahri Alik NurhudaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0282-7Fery PrimadaniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0283-6Fina MeliyanaRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0284-5Gressi SukesmiatiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0285-4Icha Ayu WulandariRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0286-3Luspita NingrumRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0287-2Muhamad Danang SaputraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0288-9Nana YulianaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0289-8Nastiti Putri WidiawatiRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0290-7Nova LutfianaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0291-6Pipit LeswaraRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0292-5Rendi Bagas SetiawanRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0293-4Reza Arief PrasetyaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0294-3Reza AriyantoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0295-2Rizal Nandika Dwi CahyoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0296-9Rizky Angga PratamaRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0297-8Ronaldo Rizki DermawanKompetenKompeten0Sangat Kompeten
4-19-12-02-0120-0298-7Vera Okta FiraniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0299-6Vina YunitasariRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0300-5Adi Dwi NugrohoRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0301-4Aji WibowoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0302-3Alan PermanaRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0303-2Aldi SugihartoRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0304-9Almar Dwi RestuRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0305-8Amin SiddikRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0306-7Andre PratamaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0307-6Arista Santi MawarniRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0308-5Bonanza Dimas SaputraRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0309-4Edwin PermanaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0310-3Fariz RubihatlanRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0311-2FeriyaniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0312-9Fitri AniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0313-8Frengky SaputraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0314-7Hafiz KamaludinRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0315-6Ica Martha PralestyaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0316-5Ika PrastiwiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0317-4Ikhsan BaihaqiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0318-3Indah NovasariRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0319-2Irwan PrasetyoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0320-9Kadek SetiawatiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0321-8Kelvin SetiawanRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0322-7Kevin Dimas DavenaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0323-6Krisna Aldi PutraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0324-5Lana Ade PutraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0325-4Melin AgustinaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0326-3Muhammad Yusup Wijaya KesumaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0327-2Nadia Kusuma WurdaniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0328-9Nova Rani NurfatimahRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0329-8Nur AzizahRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0330-7Nur Indah SafitriRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0331-6Renata Erliana PutriRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0332-5Resta FebrianaRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0333-4Rofi LufinoRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0334-3Sapta YuliantoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0335-2Sinta Puspita SariRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0336-9Tedy KurniawanRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0337-8Tobi SetiawanRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0338-7Ade Jordy FerlianRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0339-6Dicky AndeskaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0340-5Dion PriajiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0341-4Duwi MutiaraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0342-3Edi KiswantoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0343-2Fachrul FebryansyachRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0344-9Faradilla SandyRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0345-8Fransiska ArtameviaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0346-7Jecki PrabowoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0347-6Jerry KurniawanRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0348-5Levia Alvina AprianiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0349-4Muammar KhadafiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0350-3Muhammad Khadapi AlfariziRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0351-2Muhammad Rizky HakikiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0352-9Rena AnggrainiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0353-8Restu Aditya AlfandiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0354-7Revanska Nata Pratama PutraRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0355-6Ridho Putri Rosdiana GistaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0356-5Rini Eva AnggrainiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0357-4Rini MaryaniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0358-3Riski Riska SariRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0359-2Ryan Afrizal PratamaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0360-9Sarah AdelaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0361-8Serli PratiwiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0362-7Sinta PaulaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0363-6Sintia NovitasariRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0364-5Siti WahyuniRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0365-4SusianaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0366-3Syahril FirmansyahRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0367-2Taufik PratamaRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0368-9Tri LestariRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0369-8Tri SusantoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0370-7Veni Liana SariRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0371-6Wahyu Rahman HidayatRemedialRemedial2Panggilan Orang Tua
4-19-12-02-0120-0372-5Wildan Nanda PrasetyoRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0373-4YuliantiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
4-19-12-02-0120-0374-3Yunda Setiya WatiRemedialKompeten1Mengulang Mandiri
Jumlah Peserta Panggilan Wali Murid18
Jumlah Peserta Remedial Mandiri95
Jumlah Peserta Kompeten1

Categories: Info Sekolah

Memahami Cara Penjadwalan Proses

Materi 1 Penjadwalan Proses

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui penjadwalan proses pada sistem operasi
2) Memahami penerapan perintah penjadwalan proses pada sistem operasi

PENJADWALAN PROSES
Pengertian proses sebagaimana telah dijelaskan pada materi sebelumnya merupakan program yang dieksekusi. Eksekusi program tersebut dapat berasal dari sistem operasi sendiri, misalnya pada saat komputer pertama kali dihidupkan, dan dari user yang umumnya
menjalankan progrm aplikasi. Sistem operasi saat ini juga telah menyediakan kemampuan penjadwalan proses ini baik oleh sistem operasi sendiri ataupun oleh user.

 

Penjadwalan proses biasa digunakan untuk menyatakan kegiatan penjadwalan yang dilakukan sistem operasi terhadap proses yang berjalan. Sedangkan penjadwalan tugas (task) adalah penjadwalan yang dilakukan oleh user (administrator) untuk menyelesaikan satu atau lebih tugas tertentu. Materi mengenai penjadwalan tugas akan dibahas berikutnya.

 

PENJADWALAN PROSES
Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan. Pada sistem operasi, penjadwalan bertugas memutuskan:
– Proses yang harus berjalan
– Kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan

 

Sasaran utama penjadwalan proses
Penjadwalan ini dilakukan oleh sistem operasi untuk mendukung kelancaran kebutuhan kinerja baik oleh sistem maupun user. Ada banyak proses yang dikelola oleh sistem secara bersamaan (pseudoparalleism). Oleh karena itu, perlu adanya pengaturan eksekusi dalam hal ini penjadwalan ekskusi proses agar semuanya dapat berjalan secara optimal. Berikut ini beberapa kriteria yang banyak digunakan untuk menentukan penjadwalan tersebut.
– Adil (fairness)
– Efisiensi
– Waktu tanggap (response time)
– Turn around time
– Throughput

 

ADIL (FAIRNESS)
Kriteria ini menunjukkan bahwa setiap proses seharusnya dilayani secara merata oleh sistem operasi. Merata disini maksudnya, pembagian jatah waktu proses yang sama dan tak ada proses yang tidak kebagian layanan pemroses sehingga mengalami startvation.
Sasaran penjadwalan seharusnya menjamin tiap proses mendapat pelayanan dari pemroses yang adil.

 

EFISIENSI

Efisiensi pemroses ini dihitung dengan menggunakan perbandingan terhadap waktu sibuk pemroses. Efisiensi ini terkait dengan kemampuan sistem operasi untuk memanfaatkan pemroses semaksimal mungkin dalam menyelesaikan semua proses yang ada. Memaksimalkan ini dapat diartikan juga dengan membuat pemroses dalam keadaan selalu sibuk (tidak menganggur).

 

WAKTU TANGGAP (RESPONSE TIME)
Waktu tanggap ini berbeda untuk sistem interaktif dan sistem waktu nyata (real time). Pada sisem interaktif waktu tanggap didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan untuk menjalankan suatu proses dari saat karakter terakhir dari perintah atau transaksi dimasukkan
sampai hasil pertama muncul dilayar. Nama lain dari waktu tanggap ini adalah terminal response time.

Pada sistem waktu nyata (real time) waktu tanggap didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan oleh sistem operasi untuk menjalankan proses dari saat kejadian (baik internal atau eksternal) sampai instruksi pertama dari proses tersebut dieksekusi. Waktu ini sering juga
disebut dengan istilah event response time.

 

TURN AROUND TIME
Ini adalah waktu yang diperlukan oleh suatu proses dieksekusi oleh sistem operasi mulai dari saat proses masuk ke sistem hingga eksekusi berakhir. Dalam waktu ini termasuk juga waktu tunggu proses tersebut, saat sistem mengalihkan eksekusinya ke proses lain.
Sasaran penjadwalan adalah meminimalkan turn around time.

 

THROUGHPUT
Dalam kaitannya dengan penjadwalan throughput adalah nilai yang menunjukkan jumlah proses yang dapat dijalankan oleh sistem operasi pada selang waktu tertentu. Sasaran dari penjadwalan terkait dengan ini adalah memperbesar nilainya. Lebih tinggi throughput, lebih banyak kerja yang dapat dilakukan oleh sistem dalam satu waktu sehingga lebih banyak yang dapat diselesaikan.

Kriteria-kriteria ini dapat memiliki keterkaitan atau pertentangan antara satu dengan yang lainnya, sehingga tidak dimungkinkan optimasi semua kriteria secara simultan. Contohnya, untuk memberi waktu tanggap kecil memerlukan penjadwalan yang sering beralih di antara
proses-proses itu. Cara ini akan meningkatkan beban (overhead) sistem dan mengurangi/mereduksi nilai throughput.
Kebijaksanaan perancangan penjadwalan melibatkan kompromi di antara kebutuhan-kebutuhan yang saling bertentangan. Kompromi ini bergantung sifat dan penggunaan sistem komputer.

Download Materi-Penjadwalan-Proses

 

Materi 2 Penjadwalan Tugas

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui penjadwalan tugas pada sistem operasi
2) Memahami penerapan penjadwalan tugas pada sistem operasi

PENJADWALAN TUGAS
Penjadwalan ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi user (administrator) untuk melakukan tugas-tugas pengelolaan sistem komputer tanpa harus berada di tempat. Terdapat dua jenis penjadwalan berdasarkan waktu terjadinya, yakni: penjadwalan waktu berulang dan penjadwalan waktu tertentu. pada penjadwalan waktu berulang, suatu program yang telah ditetapkan akan dijalankan berkali-kali, misalnya setiap jam atau setiap awal bulan. Sedangkan pada penjadwalan waktu tertentu program akan dijalankan hanya satu kali sesuai waktu yang telah ditetapkan.

 

Terdapat dua aplikasi yang ada di Linux untuk penjadwalan ini, yakni cron (command run on) dan atd. Cron berguna untuk penjadwalan berulang, sedangkan atd untuk waktu tertentu. Cron ini di Linux diimplementasikan dalam bentuk layanan. Pada saat layanannya aktif maka semua tugas yang telah dijadwalkan akan dikerjakan sesuai waktunya. Sedangkan atd adalah program penjadwalan tugas yang hanya dikerjakan hanya satu kali pada waktu tertentu.

 

Pada sistem Linux ada banyak penjadwalan yang dapat dilakukan, seperti rotasi file log, pembaruan basis data untuk program locate, backup, skrip perawatan (misalnya, penghapusan file temporari). Secara default semua user dapat membuat penjadwalan tugas, karena layanan cron membedakan penyimpanan untuk tiap user. Di UNIX/Linux penjadwalan ini disimpan pada file crontab untuk masing-masing user. Pembatasan terhadap user yang dapat membuat pejadwalan ini dapat dilakukan melalui file /etc/cron.allow, sedangkan file /etc/cron.deny digunakan untuk memblok user.

Download Materi-Penjadwalan-Tugas

 

Materi 3 Penjadwalan Tugas Tertentu

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui penjadwalan tugas tertentu pada sistem operasi
2) Memahami penerapan penjadwalan tugas tertentu pada sistem operasi

PENJADWALAN TUGAS WAKTU TERTENTU
Sebagaimana telah dijelaskan pada materi sebelumnya, penjadwalan ini berkaitan dengan eksekusi program yang hanya dijalankan sekali saja. Program at di Linux dapat digunakan untuk penjadwalan ini. Format perintah program ini adalah sebagai berikut, yang dapat
dijalankan oleh semua user yang terdaftar pada sistem ini.

at waktu

 

keterangan:
waktu disini dapat dinyatakan dalam format berikut.
– hh:mm, hhmm, hh:mm AM/PM atau hhmm AM/PM, untuk jam dan menit, contoh: 11:12.
– now, untuk menjalankan perintah sekarang setelah perintah at.
– midnight, untuk menjalankan perintah jam 00:00 malam.
– noon, untuk jam 12 siang.
– teatime, untuk jam 4 sore.
– today, untuk menjalankan perintah hari ini.
– tomorrow, untuk menjalankan perintah esok hari.
– Tanggal dengan salah satu format berikut: mmddyy, mmddyyyy, mm/dd/yy, mm/dd/yyyy, dd.mm.yy, dd.mm.yyyy, atau nama-bulan dd. d untuk menyatakan tanggal, m bulan dan y tahun, serta jumlah huruf menyatakan jumlah digit yang dapat dituliskan.

Variasi waktu lainnya adalah penggunaan kombinasi operator + dan – bersama dengan kata kunci minute, minutes, hour, hours, day, days, week, weeks, month, months, year, atau years.

Berikut merupakan contoh penggunakan perintah at dengan waktu pengambilan diumpamakan adalah Sabtu, 4 Oktober 2014 jam 09:00 pagi.

ex: at now 3 + minutes

at> cp /home/firewall.sh  /home/data

at> ctrl+d

dalam periode waktu 3 menit perintah diatas akan dijalankan untuk pengkopian file firewall.sh ke direktori /home/data

Download Materi-Penjadwalan-Tugas-Tertentu

 

Materi 4 Pengenalan Skripting

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui skripting pada sistem operasi
2) Memahami penerapan skrip pada sistem operasi

SKRIPTING
Skripting merupakan kata lain untuk menyebutkan pemrograman yang menggunakan interpreter sebagai eksekutornya. Pada sistem Linux skripting ini dijalankan menggunakan shell. Shell adalah program khusus yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan kernel
dari sistem operasi. Shell adalah interpreter yang memiliki antarmuka dalam bentuk teks. Selain melalui skripting perintah-perintah dalam shell juga dapat langsung dijalankan melalui aplikasi terminal.

 

Melalui shell berbagai operasi dapat dilakukan diantaranya adalah operasi file, operasi proses dan eksekusi program. Shell memiliki banyak perintah yang dapat digunakan untuk menjalankan operasi-operasi tersebut. Gabungan perintah tersebut dalam satu file akan
membentuk satu file yang disebut skrip shell. Semua perintah yang dijalankan pada terminal dapat disimpan pada file skrip ini.

Download Materi-Skripting

Menganalisis proses service dan event sistem operasi jaringan

Materi 1 Analisis Proses

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui proses-proses pada sistem operasi
2) Memahami penerapan perintah pengolahan proses pada sistem operasi

ANALISIS PROSES
Proses merupakan konsep utama dalam sistem operasi. Konsep ini pertama kali diterapkan pada sistem operasi Multics tahun 60-an. Hampir semua tahapan bagian dalam pengembangan sistem operasi akan selalu berhubungan dengan proses.

 

Terdapat beragam definisi proses. Salah satunya adalah program yang sedang dieksekusi. Proses merupakan unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan eksekusinya dikendalikan (dijadwalkan) oleh sistem operasi. Sistem operasi memiliki tugas
mengelola semua proses yang berjalan dan mengalokasikan sumber daya ke proses-proses tersebut sesuai aturan (kebijaksanaan) tertentu demi mencapai tujuan baik oleh sistem maupun oleh user.

 

Selain memiliki definisi diatas, definisi lainnya juga adalah kumpulan perintah yang akan dijalankan oleh sistem operasi. Sebagaimana
diketahui bahwa sebuah program dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman tertentu yang isinya adalah kumpulan perintah yang dirangkai sedemikian rupa untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Terdapat beberapa istilah yang berkaitan dengan proses, yakni multiprogramming (multitasking), multiprocessing, dan distributed processing/computing.

 

MULTIPROGRAMMING (MULTITASKING)
Ini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebutkan kemampuan suatu prosesor dalam menjalankan lebih dari proses. Saat ini hampir semua sistem operasi yang ada telah menerapkan konsep multitasking ini. Ciri dari sistem ini bisa dibaca dari seri prosesornya yang hanya memiliki satu pemroses (single core).

 

Setiap proses (program) yang dijalankan dapat bersifat:
– Independen, tidak saling bergantung antara satu proses dengan lainnya.
– Setiap perintah dari masing-masing proses tersebut dijalankan secara bergantian oleh sistem operasi, atau dengan kata lain sistem operasi hanya dapat menjalankan satu perintah (proses) dalam satu waktu. Pengalihan dari satu proses ke proses lainnya dilakukan dengan menggunakan aturan tertentu dan terjadi sangat cepat. Pengalihan yang sangat cepat inilah yang menimbulkan efek pararel semu (pseudoparalleism), yang dilihat oleh user sebagai kemampuan sistem menjalankan banyak proses pada waktu bersamaan.

 

MULTIPROCESSING
Istilah ini digunakan untuk menunjuk kemampuan sistem operasi menjalankan banyak proses pada banyak pemroses. Konsep yang sebelumnya hanya diterapkan untuk sistem besar (server mainframe) ini sekarang juga sudah banyak disediakan oleh komputer untuk umum. Sistem operasi Windows mulai dari Windows NT, UNIX/Linux dan turunannya telah mendukung sistem multiprocessing ini.

 

DISTRIBUTED PROCESSING
Ini merupakan istilah untuk menunjuk kemampuan sistem operasi dalam menjalankan banyak proses pada banyak sistem komputer yang tersebar (terdistribusi) dalam jaringan. Dengan semakin banyaknya data yang diolah saat ini, karena pengguna komputer yang selalu bertambah, memungkinkan sistem ini untuk menjadi tren model komputasi pada masa mendatang. Sistem operasi terdistribusi yang ada saat ini diantaranya adalah AMOEBA dan MACH.

Download Materi-Analisis-Proses

 

Materi 2 Analisis Layanan

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui layanan pada sistem operasi
2) Memahami penerapan Analisis layanan pada sistem operasi

ANALISIS LAYANAN
Layanan pada sistem operasi Linux lebih dikenal dengan nama daemon. Layanan ini dikembangkan untuk memungkinkan sebuah proses berjalan pada latar tanpa perlu interaksi secara langsung dengan user. Kebanyakan daemon dijalankan oleh sistem pada saat awal sistem aktif (startup). Contoh aplikasi Linux yang termasuk ke dalam kategori layanan ini adalah Apache HTTP Server, NGINX HTTP Server, MySQL Database Server, dan Open SSH Server. Layanan merupakan aplikasi yang berbeda dengan aplikasi user. Keberadaannya mampu mendukung sistem agar dapat menjalankan banyak proses dalam satu waktu (multitasking).

 

Setiap aplikasi layanan yang ada dijalankan pada saat startup di Linux ditempatkan pada direktori /etc/rc*.d/, dimana * digunakan untuk menunjuk ke runlevel yang telah ditentukan pada saat proses init sistem. Skrip untuk mengubah status dari suatu layanan secara umum
ditempatkan di direktori /etc/init.d/. Pengubahan status dari suatu layanan dapat berupa aktivasi dan deaktivasi layanan tersebut. Perintah pengubahan statusnya diberikan berikut ini, yang hanya dapat dijalankan oleh user root.

/etc/init.d/skrip-daemon perintah

 

Perintah disini dapat berisikan:
– start: mulai menjalankan layanan
– stop: menghentikan layanan
– restart: menghentikan dan menjalankan kembali layanan
– reload: membaca kembali data dan aplikasi layanan
– status: menampilkan status terakhir dari layanan

Download Materi-Analisis-Layanan

 

Materi 3 Analisa Event

Setelah mengikuti kegiatan belajar ini siswa diharapkan dapat :
1) Mengetahui analisa event pada sistem operasi jaringan
2) Memahami penerapan analisa event pada sistem operasi jaringan

ANALISA EVENT
Event secara umum dapat diartikan sebagai suatu kejadian atau kegiatan. Dalam kaitannya dengan sistem operasi, maka event adalah suatu kejadian/kegiatan yang dilakukan oleh aplikasi ataupun kernel. Dalam sistem operasi ada yang namanya sistem event. Sistem event ini adalah sistem yang mengelola berbagai event yang terjadi selama sistem operasi berjalan. Pada sistem Linux setiap event yang diterima oleh sistem event akan disimpan dalam file log. Sistem event di Linux dikelola oleh layanan rsyslogd (syslog).

Sebagian besar kerja syslog adalah mencatat setiap event yang terjadi. Setiap event akan disimpan pada file log-nya sendiri-sendiri. Setiap file log dinyatakan sebagai fasilitas oleh syslog. Berikut merupakan beberapa fasilitas yang disediakan oleh syslog.
– auth dan authpriv: log untuk autentikasi
– cron: log untuk penjadwalan tugas (cron dan atd)
– daemon: log untuk layanan umum (DNS, NTP, dan lainnya)
– ftp: log untuk server FTP
– kern: log untuk kernel
– lpr: log untuk pencetakan (printing)
– mail: log untuk email
– syslog: log dari layanan syslog sendiri
– user: log dari user (umum)

 

Setiap event yang dicatat oleh syslog juga diidentifikasi level prioritasnya. Berikut ini adalah daftar prioritasnya dimulai dari yang paling tinggi.
– emerg: sebagai penanda kejadian yang perlu penanganan darurat.
– alert: untuk kejadian yang perlu ditangani segera tidak boleh ditunda.
– crit: untuk menyatakan kejadian kritis.
– err: untuk menandakan kejadian error.
– warn: kejadian tersebut berpotensi menyebabkan error.
– notice: informasi ini penting untuk diperhatikan.
– info: informasi umum dari aplikasi.
– debug: pesan debugging dari aplikasi.

 

Konfigurasi syslog disimpan pada file /etc/rsyslog.conf. File konfigurasi ini berisikan pengaturan fasilitas apa saja yang akan di log termasuk pilihan prioritasnya dan juga format log-nya. Gambar dibawah ini menunjukkan contoh isi dari file ini.

Download Materi-Analisa-Event