Metro – Mengawali tahun ajaran baru, SMK Muhammadiyah 2 Metro sukses menyelenggarakan kegiatan Forum Taaruf Siswa (Fortasi) 2026. Kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah ini berlangsung selama lima hari penuh, terhitung sejak tanggal 6 hingga 10 Juli 2026.
Acara tahunan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Dikdasmen Muhammadiyah Metro Barat, Drs. Suwahab. Tercatat sebanyak 533 calon siswa baru terdaftar sebagai peserta Fortasi tahun ini, meskipun ada beberapa di antaranya yang terpaksa absen lantaran terkendala kondisi kesehatan yang kurang baik.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan Fortasi di sekolah yang akrab disapa Kampus Biru ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Mengenal Sekolah dan Latihan Baris-Berbaris
Pada tiga hari pertama, yakni tanggal 6 hingga 8 Juli 2026, kegiatan Fortasi dipusatkan di dalam lingkungan sekolah. Seluruh siswa baru diajak untuk mengenali ruang lingkup sekolah, mulai dari program keahlian, fasilitas belajar, hingga kultur dan tata tertib yang berlaku di SMK Muhammadiyah 2 Metro.
Memasuki hari keempat pada Kamis, 9 Juli 2026, suasana Fortasi bergeser ke Lapangan Mulyojati, Metro Barat. Di lokasi ini, ratusan siswa baru digembleng dalam kegiatan Latihan Baris-Berbaris (LBB).
Pihak sekolah tidak main-main dalam memberikan pembekalan kedisiplinan ini. Latihan fisik dan mental tersebut dipimpin langsung oleh personel TNI dari Koramil Metro Barat dan Koramil Metro Selatan. Melalui latihan LBB ini, para siswa baru diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai disiplin yang tinggi, kekompakan, serta rasa cinta tanah air sejak hari pertama mereka masuk sekolah.
Membentuk Karakter Siswa yang Disiplin
Melalui perwakilan sekolah, pelaksanaan Fortasi tahun ini dinilai sukses mencapai target. Tidak sekadar formalitas penyambutan, Fortasi 2026 didesain menjadi wadah adaptasi yang positif bagi siswa dari jenjang SMP menuju SMK.
Dengan berakhirnya rangkaian Fortasi hingga 10 Juli 2026, 533 siswa baru ini kini siap menempuh perjalanan akademik mereka. Pihak sekolah berharap, modal kedisiplinan yang didapatkan dari Koramil serta pengenalan budaya sekolah yang matang dapat membantu siswa berprestasi dan siap menghadapi tantangan di dunia industri kelak.
